.

.

Jumat, 02 Maret 2012

WASILAH/PENERUS/PENYAMBUNG/PENYALUR

Bahwa bentuk Wasilah Alloh Yang Agung dan Dasyat adalah serupa dengan Bentuk Wajah Sang Mursyid itu sendiri, Dan Mursyid itu bukan perantara tapi penerus/pembawa/penyalur Wasilah yg Agung itu dari Alloh Swt.

Bentuk Wasilah itu seperti Api ( Alloh ) yg merah membara yg ada pada Besi ( Mursyid ), adalah persis seperti bentuk besi ( Mursyid ) itu.Seperti Air ( Allah ) yg sedang berada dalam pipa air ( Mursyid ), bentuk si Air sama dg bentuk si Pipa , Begitu juga bentuk Cahaya matahari yg memasuki lubang pd dinding rumah kita adalah seperti bentuk lubang pd dinding rumah itu sendiri.

Keduannya mempunyai bentuk rupa yg sama dan sangat berhampiran satu sama lain. Antara Si Penyalur dan yg Disalurkan tak ada antarannya, namun tidak bersyarikat ( Bersatu ) dan berlainan dzat. Karena Si Pembawa WASILAH adalah manusia tentu saja Bentuk Sang Wasilah serupa pula dg bentuk wajah manusia. Karena Arwah Manusia itu sendiri serupa pula, dengan wajah jasmani si manusia itu sendiri. Maka sebab itu Sang Wasilah tentu menyerupai wajah Sang Mursyid, dan Arwah sang Mursyid telah bergabung dg Arwah Para Ahli Silsilah. Dan Arwah para Ahli Silsilah ini yg terdahulu bergabung pula dengan Arwahul Muqaddasah Rosulululloh Saw, yg Kholis Mukhlisin yg tidak bercerai berai dari sisi Alloh Swt. Dan Rosululloh itu sendiri adalah sumber pertama yg telah menerima Wasilah Akbar dari Alloh yg diteruskan oleh Para Ahli Silsilah dan sampai pd Sang Mursyid ( Al-Ulamaa'u waratsatul Anbiyaa )

Didalam QS. Al-Fathu 10:
" Innal Ladziina yubaa yi'uu naka innama yi'uunallaaha Yadullaahi fauqa aidiihim." Karena Muhammad memiliki Wasilah, secara otomatis dalam detik itu juga meneruskan janji tersebut kepada Alloh Swt. Jadi jelaslah bahwa mereka adalah Aparat Alloh yg memiliki Wasilah dalam diri Ruhani-nya, sehingga dalam detik itu juga secara LANGSUNG dalam segala sesuatu pd Alloh Swt.

Alloh berfirman dalam hadist qudsi:
" Tidak dapat Bumi dan langit-Ku menjangkau/memuat akan dzat-Ku ( yg membawa Asma-Ku ) melainkan yg dapat menjangkaunya/memuatnya ialah HATI HAMBAKU YG MUKMIN/SUCI, LUNAK DAN TENANG. " ( Hadist Qudsi R. Ahmad dari Wahab bin Munabbih )Didalam QS. Al-Baqoroh 152 : "

Dzikirlah kamu kepada-Ku niscaya AKU dzikir kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-nikmat-Ku." Allahu Akbar Allohu Akbar Allahu Akbar Walillahilhamd.


Ketahuilah bahwa SYAFAAT ROSULULLOH untuk kita adalah WASILAH itu sendiri, Sebab keridhoan Alloh terhadap hambanya hanyalah bagi siapa yg mengikuti semua yg beliau Saw Ajarkan.
Hatur Nuhun Pangersa Abah Qs...Al-Fatihah

0 komentar:

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes